Apa Penyebab Floaters Mata?

The vitreous, zat seperti gel transparan yang mengisi bola mata kita, terdiri dari 99% air dan 1% serat kolagen. Pada tahap awal, vitreous sudah kokoh dan mengikat sempurna ke dinding retina. Namun, seiring waktu, vitreous menjadi ‘tidak sempurna’, dan degenerasi vitreouslah yang berada di balik sebagian besar penyebab floaters di mata.

Inilah penyebab utama floaters di mata.

1. Pencairan Vitreous

Seiring bertambahnya usia kita, proses yang disebut sineresis terjadi di mana bagian-bagian kecil yang acak dari cairan vitreus mencair, menciptakan kantong-kantong cairan di dalam cairan kaca yang keras. Kadang-kadang, batas antara cairan vitreus normal dan cairan vitreus dipantulkan oleh cahaya ke retina, menyebabkan floaters

mengenali dan mengatasi katarak terlihat. Selama proses ini juga, beberapa serat kolagen bergabung dan muncul sebagai gulungan benang atau benang kusut.

2. PVD (Detasemen Vitreous Posterior)

Karena semakin banyak cairan vitreus yang mencair, cairan vitreus mulai kehilangan kekencangannya dan perlahan-lahan mulai melepaskan diri dari retina.

Ini disebut posterior vitreous detachment (PVD). Terkadang cairan vitreus menarik terlalu kuat pada retina, menyebabkannya berdarah. Jejak darah atau kotoran yang disebabkan oleh PVD kemudian terlihat sebagai eye floaters.

3. Detasemen Retina

Kami selalu diperingatkan untuk mencari perhatian medis jika floaters muncul sangat tiba-tiba. Ini alasannya.

Ketika robekan retina terjadi, cairan vitreous perlahan akan mengalir ke lapisan dalam retina, menyebabkan retina terlepas sepenuhnya dari lapisan di bawahnya. Ini disebut ablasi retina dan dapat menyebabkan kebutaan. Ablasi retina diawali dengan munculnya floaters secara tiba-tiba.

4. Pendarahan dari pembuluh darah di mata

Saat vitreous menarik diri dari retina, ini dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah retina. Jejak darah akan mengalir ke vitreous, menyebabkan munculnya eye floaters.

5. Obat-obatan

Statistik menunjukkan bahwa ada obat tertentu yang menunjukkan gejala eye floaters. Namun, ada bukti yang tidak dapat disimpulkan bahwa mengonsumsi obat-obatan ini dapat menyebabkan mata melayang.

6. Cedera Mata

Terkadang pukulan keras pada mata juga dapat menyebabkan munculnya floaters. Selama benturan, dorongan dan tarikan cepat yang dilakukan pada bola mata dapat menyebabkan vitreous menarik retina dengan kuat, menyebabkan retina robek.

7. Retinopati Diabetik

Sebagai hasil dari memiliki kadar gula yang tinggi untuk jangka waktu yang lama, penderita diabetes berisiko mengalami komplikasi mata yang disebut retinopati diabetik. Ini adalah kondisi dimana kapiler darah yang mensuplai nutrisi ke retina mulai berubah. Kadang pembuluh ini membengkak dan meneteskan sejumlah kecil cairan atau darah ke mata. Terkadang pembuluh darah menutup, menyebabkan suplai darah ke retina tidak memadai. Ketika ini terjadi, pembuluh darah baru muncul untuk mengimbangi yang tidak lagi berfungsi. Pembuluh darah baru itu rapuh dan mudah pecah. Ketika ini terjadi, darah mengalir ke cairan vitreus, menyebabkan mata melayang muncul.

8. Operasi katarak

Operasi mata, seperti operasi katarak dapat menyebabkan trauma mata, atau mengubah posisi vitreous, yang kemudian menyebabkan lepasnya vitreous posterior. Alasan lain mengapa floater muncul setelah operasi katarak adalah karena pasien dapat melihat dengan lebih baik setelah operasi, dan mungkin salah mengira floater yang ada sebagai floater baru.

9. Radang Mata

Radang mata, atau uveitis, bisa terjadi akibat infeksi. Uveitis dapat memicu pencairan vitreous, yang telah kita pelajari sebelumnya mengarah ke PVD, penyebab utama floaters di mata.

10. Stres

Banyak orang yang menderita stres percaya itu ada hubungannya dengan floater mereka. Terlepas dari tidak adanya penelitian medis untuk membuktikan hal ini, hubungan ini diterima secara umum di antara mereka yang menderita eye floaters dan stres.

Dalam teknologi saat ini, dengan maraknya gadget genggam, ketegangan mata yang disebabkan oleh penggunaan gadget ini dalam waktu lama dapat menyebabkan rabun dekat. Rabun jauh, atau miopia, adalah faktor risiko yang

klinik mata bekasi diketahui untuk mengembangkan PVD.

Sekarang setelah Anda memahami apa yang menyebabkan eye floaters, Anda juga akan mulai memahami bahwa solusi yang hanya menangani satu dari 10 faktor di atas tidak akan menjadi obat eye floaters yang efektif. Untuk menyembuhkan eye floaters secara efektif, Anda memerlukan kombinasi solusi yang menangani beberapa penyebab utama di atas.